Brodut ” Sambut Team Penilaian dari Kabupaten Magelang “

Sabtu, 7 Maret 2018.

Desa ketangi menjadi salah satu Desa yang ada dikecamatan kaliangkrik untuk mewakili kecamtan kaliangkrik mengikuti lomba Evaluasi Perkembangan Desa dan kelurahan Tingkat Kabupaten Tahun 2018. Dengan salah satu pontensi yang ada maka warga masyarakat serta serta lembaga yang ada menambilkan kreasi serta kemampuan yang ada untuk menjadi salah satu kriteria penilian. Seperti halnya kreativitas Ibu – Ibu Bank Sampah yang berlokasi di Dusun Ngampon ” Bank Sampah Bersih Rapi ” dengan menampilkan kesenian ” Brondut “. Kesenian brondut menjadi salah satu kesenian warisah nenek moyang yang perlu dilestarikan dan dipertahankan, mengingat era melenial sekarang ini dengan pengaruh globalisasi, kesenian tradisioanl terancam keberadaannya maka perlu dipertahankan serta dilestarikan. Apresiasi juga patut kita sampaikan untuk Pemerintah Desa Ketangi yang telah memberikan ruang untuk kreativitas warganya untuk ikut adil dalam penyambutan team penilaian dari Kabupaten Magelang.

Iklan

Potel ( Karah ) Nania

Karah ( Potel ) merupakan salah satu makan yang terbuat dari ketela pohon. Akan komposisinya adalah, ketela, garam, bawang putih. ini adalah merupakan salah satu makan yang berasal dari desa dan merupakan makanan tanpa bahan pengawet. seiring maraknya makan yang berbahan pengawet dan tidak sehat maka ini adalah salah satu solusi untuk makanan yang sehat. Informasi pemesanan Roji’un : Beralamat : Ngampon ketangi kaliangkrik Magelang Jawa Tengah 56153 Hp 082 134 387 495 IMG03682-20150123-1114

Sukseskan Program PNPM-MD

Ahad 8 Mei 2011, menjadi catatan sejarah sendiri bagi relawan-relawan yang bergerak di PNPM-MD ini terbukti dengan adanya Program PNPM-MD desa Desa ketangi bisal melaksankan kegiatan Talud dan Saluran Drainase. Dengan pembangunan infrastruktur ini semoga berdampak positif bagi warga Desa ketangi pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya. Walaupun proses berjalannya pembangunan ini baru satu minggu, akan tetapi sebagian warga RTM sudah menikmati hasil pembangunan tersebut ( Karena sekitar 20 tenaga Kerja yang sudah bekerja selama satu minggu telah mendapatkan haknya yaitu HOK ) Satu minggu sudah terlewati, kami yang berada di pelaku PNPM-MD telah melakukan berepa evaluasi yang terjadi di lapangan, ada catatan sedikit yang memang menjadi kekhawatiran kami bersama adalah ketika terjadi hujan yang cukup lebat. Karena air yang melewati bangunan tersebut cukup besar namun selama ini sudak kita antisipasi bersama sehingga hal-

hal yang tidak di inginkan tidak terjadi. Kami sangat berharap sekali kepada Bapak Rinta Bramundita untuk selalu turun kelapangan untu selalu dan terus memberikan masukan demi lancarnya program kami.

Curuk Silawe (via Rojiunmgl’s Blog)

Curuk Silawe Curuk silawe adalah salah satu obyek wisata air terjun yang berada didusun Kopeng Kulon Desa Setopati kabupaten Magelang. keberadaan curuk silawe memang belum banyak terdengar di telinga banyak orang, sekilas tulisan ini semoga menjadi salah satu media untuk sedikit lebih tau tentang keberadaan curk tersebut. Curuk silawe yang berada di perbukitan milih warga sekitar memang cukup unik dan menarik, curuk tersebut terdiri dari dua. Yang pertama ada … Read More

via Rojiunmgl's Blog

Perpustakaan Ulul ALbab

Ngampon adalah salah satu dari sekian banyak dusun yang ada di kabupaten Magelang tepatnya di Desa ketangi, kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Didusun Ngampon tersebut ada sekumpulan remja yang bernama Formula ( Forum komunikasi Muda Mudi Islam ) segelintir dari remaja tersebut ada yang mempunyai pemikiran untuk membentuk perpustakaan. Sekitar bulan Agustus 2009 akhirnya dapat terealisasikan dan dapat diresmikan oleh bapak kepala dusun. Perpustakaan tersebut bisa terealisasikan karena bantuaan dan dukungan kawan-kawan diantarnya ada Pendekar Tidar ( Blogger Magelang ) PATTIRO ( LSM Magelang ). Maka dari itu kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada kawan-kawan yang telah membantu kami dalam merealisasikan perpustakaan tersebut, semoga apa yang telah diberikan dapat bermanfaat bagi semua warga yang ada disekitar perpustakaan tersebut. Setelah kami mengikutui perkembangan perpustakaan tersebebut cukup antusias khususnya anak-anak, dan bahkan ada dari kalangan ibu-ibu yang juga selalu mendapingi dari anak-anak mereka. Mereka cukup mengemari buku-buku yang ada, khususnya dari buku-buku yang jenis bukunya cerita. Dari sekitar 317 buku yang ada yang cukup digemari oleh anak-anak adalah cerita, dongeng, kisah-kisah nabi dan rosul dan yang banyak diminati oleh ibu-ibu adalah lebih pada majalah ( Intisari ) walaupau terbitan sekitar tahun 2004. Ada beberapa kendala yang kami hadapi dalam pengelolaan perpustakaan yanng Pertama belum teertatanya menegemen dan pengelolaan. Kedua orang-orang yang menjaga perpustakaan tersebut Ketiga kendala pendanaan.